Wanita sering disebut makhluk paling rempes, riweuh, dan ribet. Jujur saja, di usia 40-an ini aku mulai mengamini anggapan itu. Tubuh perlahan berubah, fokus dan daya ingat mulai melemah, dan persendian mulai sering protes.
Yang paling terasa, tentu saja perubahan di kulit wajah. Ada masa ketika aku betah berlama-lama di depan cermin. Sekarang? Kadang justru malas menatap terlalu lama. Garis halus seperti muncul diam-diam, tekstur kulit terasa berbeda, dan wajah yang dulu terasa “baik-baik saja” kini mulai minta perhatian lebih.
Dari titik itu aku mulai mempertimbangkan menambahkan satu langkah penting: krim malam untuk usia 40-an yang mampu bekerja selaras dengan perubahan kulit dewasa.
Harus ku akui, aku bukan tipe yang rajin melakukan ritual skincare berlapis-lapis. Kulitku cenderung bandel dan tidak terlalu sensitif, jadi selama bertahun-tahun aku merasa cukup dengan perawatan dasar. Membersihkan wajah dan memakai pelembab sudah terasa aman. Sampai akhirnya, usia mulai memberi sinyal halus tapi konsisten.
Bukan karena ingin melawan usia, tapi karena ingin tetap merasa nyaman dengan diri sendiri. Ketika itu aku sadar, kulit juga perlu diperlakukan dengan cara yang berbeda—lebih penuh perhatian, lebih sadar kebutuhan. Bukan berlebihan, tapi cukup.
Manfaat Krim Malam Untuk Kulit Dewasa
Saat kita tidur, kulit sebenarnya sedang bekerja keras. Proses regenerasi sel berlangsung lebih aktif, produksi kolagen meningkat, dan kulit berada dalam kondisi paling reseptif. Inilah alasan mengapa perawatan malam memegang peran penting.
Krim malam dirancang untuk mendukung proses alami tersebut. Kandungannya umumnya lebih fokus pada hidrasi, perbaikan skin barrier, dan perawatan tanda-tanda penuaan. Bukan hasil instan, tapi efeknya terasa perlahan dan konsisten.
Di usia matang, kulit cenderung kehilangan kelembaban lebih cepat. Tanpa perawatan malam yang tepat, kulit bisa terasa kering, kusam, dan kurang elastis saat bangun pagi. Krim malam membantu menjaga kondisi kulit agar tetap nyaman dan seimbang.
Buatku pribadi, memakai krim malam juga menjadi penanda bahwa hari sudah selesai. Ada rasa menutup hari dengan merawat diri, meski sederhana. Ritual kecil yang ternyata punya dampak besar.
Bertemu Dengan Dewpré Night Purple Cream
![]() |
| Dewpre Night Purple Creme |
Ketika memutuskan mencari krim malam, aku tidak ingin yang terlalu ribet. Tekstur berat dan aroma menyengat bukan pilihanku. Aku ingin produk yang terasa nyaman, masuk akal, dan bisa dipakai jangka panjang.
Di tengah pencarian itu, aku menemukan Dewpré Night Purple Cream. Jujur, warna ungunya langsung menarik perhatian. Tapi tentu saja, kemasan cantik saja tidak cukup.
Dewpré adalah brand lokal Indonesia yang menggabungkan teknologi Korea dengan pemahaman terhadap kulit dan cuaca Indonesia. Tagline mereka, “Best ingredients with Korea beauty knowledge for Indonesian skin and weather”, terasa relevan dengan kebutuhanku.
Night Purple Cream sendiri merupakan produk yang diproduksi langsung di Korea Selatan. Meski begitu, Dewpré memastikan produknya telah memenuhi standar Indonesia, termasuk BPOM, sertifikasi halal, dan uji dermatologi.
Ini penting banget, karena krim malam yang aman BPOM memberi rasa tenang karena formulasi dan prosesnya telah melalui pengawasan resmi, terutama untuk pemakaian rutin jangka panjang. Dewpré Night Purple Cream juga telah mengantongi sertifikasi halal. Pastinya krim malam halal memberi rasa aman tambahan, bukan hanya untuk kulit, tapi juga ketenangan hati.
Kandungan yang Bekerja Saat Kita Tidur
Dewpré Night Purple Cream dibekali kombinasi bahan aktif yang cukup lengkap. Salah satu andalannya adalah 6x Ceramide dan Kolagen yang membantu menjaga elastisitas dan kelembutan kulit. Di kulit dewasa, fungsi ini terasa sangat krusial.
Kandungan 4x Probiotik membantu menjaga keseimbangan kulit dari dalam. Kulit yang seimbang biasanya lebih tahan terhadap stres dan perubahan lingkungan. Ini terasa penting untuk kulit yang mulai lebih sensitif terhadap kelelahan.
Terdapat juga 3x Hyaluronic Acid dan Trehalose. Kombinasi ini bekerja menjaga hidrasi kulit sepanjang malam. Kulit terasa lebih lembap tanpa sensasi lengket yang mengganggu.
Niacinamide dan Arbutin membantu memperkuat skin barrier serta meratakan warna kulit. Sementara itu, Bakuchiol berperan sebagai alternatif lembut untuk membantu mengurangi tanda penuaan. Ditambah rose flower water yang memberikan efek menenangkan, baik untuk kulit maupun pikiran sebelum tidur.
Skincare Sebagai Bentuk Berdamai
Aku mulai melihat skincare dari sudut pandang yang berbeda. Bukan lagi soal tampil sempurna atau mengejar kulit tanpa cela. Skincare, khususnya krim malam, menjadi cara berdamai dengan perubahan.
Aku tidak berharap bangun tidur lalu terlihat sepuluh tahun lebih muda. Yang aku cari adalah kulit yang terasa nyaman, tidak ketarik, dan tidak terlihat lelah. Dewpré Night Purple Cream masuk ke kategori itu.
Teksturnya cukup rich tapi cepat menyerap. Dipakai sebelum tidur, tidak membuat wajah terasa “tertutup” atau berat. Buatku, ini penting karena kualitas tidur jauh lebih berharga daripada sekadar hasil visual.
Ada kepuasan kecil ketika bangun pagi dan kulit terasa lembab serta segar. Bukan dramatis, tapi konsisten. Dan di usia ini, konsistensi jauh lebih penting daripada janji instan.
Perubahan Kecil yang Terasa Nyata
Aku mencoba menggunakan Dewpré Night Purple Cream secara rutin selama kurang lebih tiga minggu. Rutinitasku cukup sederhana: double cleansing, toner, pelembab, lalu krim malam. Tidak ada tambahan step berlebihan.
Di minggu pertama, perubahan paling terasa adalah tingkat kelembaban kulit. Wajah terasa lebih nyaman saat bangun pagi, tanpa rasa kering di area pipi dan sekitar mulut. Ini hal kecil, tapi signifikan.
Memasuki minggu kedua, tekstur kulit terasa lebih halus saat disentuh. Makeup tipis di pagi hari juga lebih menempel dengan baik. Garis halus memang tidak menghilang, tapi tampak lebih samar.
Di minggu ketiga, aku menyadari kulit terlihat lebih segar meski jam tidur sedang kurang ideal. Well, in this economy, deadline telah menjadi santapan sehari-hari. But surprisingly, kulitku tetap terasa oke saat bangun pagi.
Ini bukan efek ajaib. Nggak lebay, nggak instan—tapi cukup konsisten, bikin aku percaya kalau krim malam ini memang kerja. Perawatan simpel yang masuk akal buat kehidupan sehari-hari.
Cara Menggunakan Krim Malam yang Benar dan Optimal
Banyak orang mengira krim malam cukup dioles lalu selesai. Padahal, cara menggunakan krim malam yang benar sangat berpengaruh pada hasil yang dirasakan kulit.
Langkah pertama tentu saja membersihkan wajah secara menyeluruh. Double cleansing menjadi kunci agar kulit benar-benar siap menerima nutrisi. Ini tahap yang tidak sebaiknya dilewatkan. Untuk memastikan kulitku bersih dan terawat dengan baik, aku menggunakan Dewpré Tea Tree 5.5 Cleansing Foam yang memiliki pH 5.5, sesuai dengan kulit kita.
Wajah sudah bersih, nih. Gak lupa aku pakai Dewpré Carrot Cica Water Calming Pad yang berfungsi sebagai toner. 15 menit sudah cukup untuk memastikan kulitku tenang dan gak ngamuk setelah seharian beraktivitas.
Supaya makin lengkap, setelahnya aku pakai Dewpré Aloe Pro Gel. Tekstur gelnya yang ringan membuat kulit terasa sejuk dan auto moist banget!
Jangan lupa ya, beri jeda sekitar beberapa menit agar setiap produk yang kamu gunakan menyerap dengan baik. Kulit yang tenang akan menerima setiap produk perawatan yang kita gunakan dengan lebih optimal.
Step terakhir, ambil Dewpré Night Purple Cream secukupnya. Ini adalah bagian penting dari cara menggunakan krim malam yang benar, karena aplikasi yang terlalu tebal justru tidak membuat hasil lebih maksimal.
Aplikasikan merata ke wajah dan leher. Pijat ringan dengan gerakan ke atas. Setelah itu, biarkan si ungu bekerja sepanjang malam.
Perawatan yang Masuk Akal
Di usia matang, memilih skincare bukan lagi soal tren, tapi kecocokan dan kenyamanan. Dewpré Night Purple Cream menawarkan pendekatan yang realistis untuk perawatan malam, tanpa klaim berlebihan. Jika kamu sedang mencari krim malam yang nyaman dipakai rutin dan terasa bekerja perlahan, produk ini layak masuk pertimbangan.
Night Purple Cream dan produk Dewpré lainnya mudah ditemukan di berbagai marketplace resmi. Harganya pun relatif terjangkau untuk kualitas dan formulasi yang ditawarkan. Tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing. Pada akhirnya, skincare terbaik tetap dimulai dari kebiasaan sederhana. Konsisten merawat kulit, makan dengan seimbang, dan tidur cukup. Krim malam hanyalah pelengkap, tapi pelengkap yang bisa membuat kita merasa lebih baik dengan diri sendiri.

.png)



.png)

.png)
.png)

.png)
.png)
